Akibat Penggunaan Mouse Komputer Yang Salah Ngeri Banget

BERHATI-HATILAH!
Bagi Anda yang selalu bekerja dengan menggunakan KOMPUTER, kesalahan dalam penggunaan MOUSE sehari-hari akan berakibat pada carpal tunnel syndrome / karpal sindrom (istilah dalam kedokteran untuk kelainan pada otot lengan).
Gunakan Mouse dengan BAIK dan BENAR!
Berikut adalah foto pembedahan tangan pasien yang mengalami karpal sindrom.





Read More

Peneliti selangkah lebih dekat untuk taklukkan virus HIV



Sejauh ini para peneliti masih berjuang menemukan vaksin untuk mengobati AIDS. Tampaknya usaha tersebut menemukan jalan terang. Setelah tiga tahu mengamati sampel darah para pasien AIDS dan melihat pertarungan mikroskopis antara antibodi dengan virus, peneliti menemukan respon sistem kekebalan tubuh yang tak biasa pada salah satu pasien di Afrika.

Untuk pertama kalinya, peneliti berhasil menemukan pasien yang berhasil memproduksi BnAb, sebuah antibodi yang mampu menyerang virus HIV yang menyebabkan AIDS.

"Melalui pasien ini kami menemukan bagaimana antibodi bisa diinduksi. Informasi ini bisa memberikan informasi mengenai bagaimana cara menginduksi antibodi untuk dijadikan vaksin AIDS," ungkap ketua penelitian Barton Hayes dari Duke University;s Human Vaccine Institute, seperti dilansir oleh NY Daily News (05/04).

Orang dalam penelitian ini merupakan salah satu dari 20 persen pasien HIV yang sistem kekebalan tubuhnya secara alami memproduksi BnAbs. Sayangnya, hal ini biasanya hanya terjadi dua sampai empat tahun setelah pasien terkena infeksi, sehingga bagi pasien yang tidak diberikan obat tak akan tertolong pada waktunya.

Sebelumnya, penelitian pada monyet telah menunjukkan bahwa BnAbs bisa digunakan untuk mencegah infeksi HIV. Sementara antibodi biasanya hanya bisa menyerang 10 - 15 mutasi, BnAbs bisa menyerang hingga 40 - 100 mutasi.

Melalui penemuan ini peneliti menyatakan bahwa mereka telah memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk mengembangkan vaksin potensial bagi para penderita HIV/AIDS. Meski begitu, masih harus ditunggu apakah pada akhirnya peneliti benar-benar berhasil menciptakan vaksin yang efektif untuk menyembuhkan AIDS.

[kun]
Read More

4 Tips Sehat Saat Duduk Lama di Depan Komputer


Duduk terlalu lama di depan komputer dapat mengakibatkan masalah postur tubuh, bahkan berdampak pada kesehatan tubuh keseluruhan. Untuk menghindari terjadi masalah kesehatan, seorang pakar kesehatan, dr Helen Lee, DC, memberikan berbagai tips untuk memperbaiki postur tubuh Anda.

Dr Lee menjelaskan postur duduk yang buruk dapat menyebabkan kesehatan yang buruk juga. “Duduk dalam waktu yang lama, tahun demi tahun dapat membuat sirkulasi tubuh menurun, memperlambat metabolisme, ketidakseimbangan gula darah dan berpengaruh pada keseimbangan postur otot,” tutur dr Lee.

Seperti dikutip dari she knows, dr Lee memberikan pendekatan holistik untuk postur tubuh yang sehat.


1. Menaruh bantal kecilDr Lee menyarankan taruh bantal kecil di belakang punggung bawah Anda. Agar sekitar pinggang dan bokong dapat nyaman dan beristirahat.


2. Postur TubuhMemiliki kursi sebaik apapun jika cara duduk Anda salah maka tidak akan memperbaiki postur tubuh Anda. Hindari membungkuk, terlalu dekat dengan keyboard komputer dan menyilangkan kaki.

Berikut cara duduk yang tepat:
- Kedua kaki diletakkan lurus di lantai dengan lutut sedikit lebih tingi daripada pinggul atau bangku.

- Siku nyaman di samping atau diletakkan di sandaran kursi dan bahu tetap lurus rileks.

- Kepala memandang lurus ke depan

- Fokus pada pernapasan perut untuk meningkatkan oksigen ke tubuh. Pernapasan perut juga membuat tubuh tetap santai.


3. Banyak minum airDehidrasi dapat membuat Anda mudah lelah dan cara duduk cenderung merosot saat Anda kekurangan air dalam tubuh. Minumlah air putih, teh atau jus agar terhindar dari dehidrasi.

4. BergerakHindari duduk seharian di kursi. Bergeraklah secar teratur dengan bangun setiap 15 sampai 30 menit sekali untuk meregangkan otot. Anda juga bisa berjalan-jalan untuk meningkatkan energi.
Read More

Mengetahui Sedikit Manfaat Minum Bir



Bir mungkin lebih banyak mengundang kesan miring daripada lurus. Namun minuman alkohol ringan ini sebenarnya menyimpan manfaat untuk kesehatan.


Mengurangi Resiko JantungSejumlah studi, diantaranya Institute of Epidemiology di University of Muenster, menemukan bahwa meminum bir dalam jumlah moderat mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner. Alasannya sederhana, alkohol dapat meningkatkan HDL, atau kolesterol baik yang berguna merawat jantung.


Kaya VitaminBerdasarkan penelitian TNO Nutrition and Food Research Institute, Jerman, peminum setia bir meningkatkan 30 persen kadar vitamin B6 lebih banyak dalam tubuh, dibanding mereka yang tidak minum bir, atau dua kali lebih banyak dari peminum anggur merah.


Menghindari Resiko Batu GinjalLagi-lagi penelitian yang dimuat dalam American Journal of Epidemiology menyebutkan resiko orang paruh baya yang gemar minum bir terkena batu ginjal menurun sebanyak 40 persen, dibanding mereka yang tidak minum sama sekali. Belum dapat ditemukan memang, komponen mana yang menyebabkan bir menjadi sakti untuk menangkal batu ginjal, tapi penemuan ini jelas menguntungkan.


Teman Baik Wanita Paruh BayaStudi dari Harvard menemukan wanita paruh baya yang rajin minum bir terbukti memiliki fungsi mentpat menghambat sel kanker berkembang dalam tubuh. Karena itu konsumsi bir tidak berlebihan sama saja dengan memasukkan anti bodi kanker.


Informasi ini dibuat bukan untukal yang lebih baik, dan tulang lebih padat. Hal ini karena bir mengandung semacam zat yang mirip dengan esterogen, hormon wanita yang berkurang seiring usia.


Mencegah KankerSenyawa Xanthohumol dalam bir terbukti da menganjurkan anda meminum bir, karena pada dasarnya minuman ini mengandung alkohol yang secara jelas dilarang oleh agama. mohon disikapi dengan bijak.


Sumber
Read More

Korban-korban Kontes Makan yang Berbahaya

Korban-korban Kontes Makan yang Berbahaya

Seorang pria Tunisia meninggal setelah berusaha memakan 28 telur mentah dalam sekali makan. Dhaou Fatnassi, yang berusia 20 tahun, melakukan aksi itu karena ia bertaruh dapat memakan 30 telur mentah sekaligus.


Fatnassi menenggak 28 telur sebelum mengeluh sakit perut. Sahabatnya memanggil ambulans, namun nasi sudah jadi bubur. Fatnassi langsung dinyatakan meninggal begitu ia tiba di rumah sakit.

Mengonsumsi makanan dengan jumlah sebanyak itu tampaknya adalah ide buruk dan menyebabkan kematian mendadak.

Seperti yang dinyatakan Medical Daily, mengonsumsi telur mentah sebenarnya tidak berbahaya, namun ada kemungkinan kecil telur tersebut terkontaminasi salmonella (dengan rasio 1:30.000 telur). Tidak ada cara untuk mengetahui apakah telur yang Anda makan sudah terinfeksi atau belum.

Pada awal Oktober 2012, seorang pria Florida berusia 32 tahun meninggal setelah memakan puluhan kecoa dan cacing, dalam sebuah kontes yang diadakan toko reptil. Hadiahnya adalah seekor ular piton seharga Rp8 juta, seperti yang dikabarkan CNN.

Edward Archbold dikabarkan menjadi bintang kontes tersebut, namun ia mulai muntah sesaat setelah kontesnya berakhir. Ambulans pun dihubungi, namun Archbold dinyatakan meninggal saat tiba di rumah sakit.

Pada November 2012, dua peristiwa mengenaskan terjadi. Seorang koki asal Inggris dilarikan ke rumah sakit karena mengalami kerusakan tubuh bagian dalam setelah memakan sejumlah sayap ayam dengan saus yang sangat pedas dalam sebuah lomba.

Dan di kota Surrey, British Columbia, seorang pria berusia 35 tahun dilarikan ke rumah sakit setelah tersedak saat mengonsumsi hidangan penutup khas India, gulab jamun (makanan khas India yang disajikan dalam bentuk bola-bola kecil).

Ia mengonsumsi sajian manis tersebut di hadapan 1500 orang, dalam kontes makan perayaan Diwali, seperti yang dikabarkan Vancouver Sun. Begitu kontesnya berakhir, pria tersebut berdiri lalu duduk kembali di kursinya. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit dan dikabarkan berada dalam kondisi kritis.

Di AS, kematian Archbold membuat Physicians Committee for Responsible Medicine berupaya untuk melarang kontes makanan, seperti yang yang dikabarkan Sun Sentinel.

“Aku meminta kalian untuk mengakhiri kontes mengonsumsi makanan yang tidak menyehatkan dan berbahaya di wilayah Broward dengan mengadopsi peraturan yang melarang mereka tanpa kecuali,” kata juru bicara untuk kelompok advokasi tersebut.

Belum ada usaha advokasi seperti itu yang dilakukan di Kanada. Mungkin di wilayah perbatasan utara, kami merasa jumlah telur mentah atau kecoa yang kita makan harus diatur oleh sejenis hukum yang berbeda, yaitu nalar.
Read More

Asal Usul Penyakit AIDS

Virus HIV AIDS sebenarnya bukan berasal dari simpanse, tetapi ciptaan para ilmuwan yang kemudian diselewengkan melalui rekayasa tertentu untuk memusnahkan etnis tertentu.” (Jerry D. Gray, Dosa-dosa Media Amerika – Mengungkap Fakta Tersembunyi Kejahatan Media Barat, Ufuk Press 2006 h. 192).




Tulisan Allan Cantwell, Jr. M.D. ini mengungkapakan rahasia asal-usul AIDS dan HIV, juga bagaimana ilmuwan menghasilkan penyakit yang paling menakutkan kemudian menutup-nutupinya.

Teori” Monyet Hijau
1.Tidak sedikit orang yang sudah mendengar teori bahwa AIDS adalah ciptaan manusia. Menurut The New York Times yang terbit 29 Oktober 1990, tiga puluh persen penduduk kulit hitam di New York City benar-benar percaya bahwa AIDS adalah “senjata etnis” yang didesain di dalam laboratorium untuk menginfeksi dan membunuh kalangan kulit hitam. Sebagian orang bahkan menganggap teori konspirasi AIDS lebih bisa dipercaya dibandingkan teori monyet hijau Afrika yang dilontarkan para pakar AIDS. Sebenarnya sejak tahun 1988 para peneliti telah membuktikan bahwa teori monyet hijau tidaklah benar. Namun kebanyakan edukator AIDS terus menyampaikan teori ini kepada publik hingga sekarang. Dalam liputan-liputan media tahun 1999, teori monyet hijau telah digantikan dengan teori simpanse di luar Afrika. Simpanse yang dikatakan merupakan asal-usul penyakit AIDS ini telah diterima sepenuhnya oleh komunitas ilmiah.

2. “Pohon keturunan” filogenetik virus primata (yang hanya dipahami segelintir orang saja) ditampilkan untuk membuktikan bahwa HIV diturunkan dari virus primata yang berdiam di semak Afrika. Analisis data genetika virus ditunjukkan melalui “supercomputer” di Los Alamos, Mexico, menunjukkan bahwa HIV telah “melompati spesies’, dari simpanse ke manusia sekitar tahun 1930 di Afrika.

Eksperimen Hepatitis B Pra-AIDS kepada Pria Gay (1978-1981)

Ribuan pria gay mendaftar sebagai manusia percobaan untuk eksperimen vaksin hepatitis B yang “disponsori pemerintah AS” di New York, Los Angeles, dan San Fransisco. Setelah beberapa tahun, kota-kota tersebut menjadi pusat sindrom defisiensi kekebalan terkait gay, yang belakangan dikenal dengan AIDS. Di awal 1970-an, vaksin hepatitis B dikembangkan di dalam tubuh simpanse. Sekarang hewan ini dipercaya sebagai asal-usul berevolusinya HIV. Banyak orang masih merasa takut mendapat vaksin hepatitis B lantaran asalnya yang terkait dengan pria gay dan AIDS. Para dokter senior masih bisa ingat bahwa eksperimen vaksin hepatitis awalnya dibuat dari kumpulan serum darah para homoseksual yang terinfeksi hepatitis.
Kemungkinan besar HIV “masuk” ke dalam tubuh pria gay selama uji coba vaksin ini. Ketika itu, ribuan homoseksual diinjeksi di New York pada awal 1978 dan di kota-kota pesisir barat sekitar tahun 1980-1981.
Apakah jenis virus yang terkontaminasi dalam program vaksin ini yang menyebabkan AIDS? Bagaimana dengan program WHO di Afrika? Bukti kuat menunjukkan bahwa AIDS berkembang tak lama setelah program vaksin ini. AIDS merebak pertama kali di kalangan gay New York City pada tahun 1979, beberapa bulan setelah eksperimen dimulai di Manhattan. Ada fakta yang cukup mengejutkan dan secara statistik sangat signifikan, bahwa 20% pria gay yang menjadi sukarelawan eksperimen hepatitis B di New York diketahui mengidap HIV positif pada tahun 1980 (setahun sebelum AIDS menjadi penyakit “resmi’). Ini menunjukkan bahwa pria Manhattan memiliki kejadian HIV tertinggi dibandingkan tempat lainnya di dunia, termasuk Afrika, yang dianggap sebagai tempat kelahiran HIV dan AIDS. Fakta lain yang juga menghebohkan adalah bahwa kasus AIDS di Afrika yang dapat dibuktikan baru muncul setelah tahun 1982. Sejumlah peneliti yakin bahwa eksperimen vaksin inilah yang berfungsi sebagai saluran tempat “berjangkitnya” HIV ke populasi gay di Amerika. Namun hingga sekarang para ilmuwan AIDS mengecilkan koneksi apapun antara AIDS dengan vaksin tersebut.

Umum diketahui bahwa di Afrika, AIDS berjangkit pada orang heteroseksual, sementara di Amerika Serikat AIDS hanya berjangkit pada kalangan pria gay. Meskipun pada awalnya diberitahukan kepada publik bahwa “tak seorang pun kebal AIDS”, faktanya hingga sekarang ini (20 tahun setelah kasus pertama AIDS), 80% kasus AIDS baru di Amerika Serikat berjangkit pada pria gay, pecandu narkotika, dan pasangan seksual mereka. Mengapa demikian? Tentunya HIV tidak mendiskriminasi preferensi seksual atau ras tertentu. Apakah benar demikian?

Keserupaan dengan FLU Burung

Di pertengahan tahun 1990-an, para ahli biologi berhasil mengidentifikasi setidaknya 8 subtipe (strain) HIV yang menginfeksi berbagai orang di seluruh dunia. Telah terbukti, strain B adalah strain pra dominan yang menginfeksi gay di AS. Strain HIV ini lebih cenderung menginfeksi jaringan rektum, itu sebabnya para gay yang cenderung menderita AIDS dibandingkan non-gay.
Sebaliknya, Strain HIV yang umum dijumpai di Afrika cenderung menginfeksi vagina dan sel serviks (leher rahim), sebagaimana kulup penis pria. Itu sebabnya, di Afrika, HIV cenderung berjangkit pada kalangan heteroseksual.

Para pakar AIDS telah memeberitahukan bahawa AIDS Amerika berasal dari Afrika, padahal Strain HIV yang umum dijumpai di kalangan pria gay nyaris tak pernah terlihat di Afrika! Bagaimana bisa demikian? Apakah sebagian Strain HIV direkayasa agar mudah beradaptasi ke sel yang cenderung menginfeksi kelamin gay?

Telah diketahui, pria ilmuwan SCVP (Special Virus Cancer Program) mampu mengadaptasi retrovirus tertentu agar menginfeksi jenis sel tertentu. Tak kurang sejak tahun 1970, para ilmuwan perang biologis telah belajar mendesain agen-agen (khususnya virus) tertentu yang bisa menginfeksi dan menyerang sel kelompok rasial “tertentu”. Setidaknya tahun 1997, Stephen O’Brien dan Michael Dean dari Laboratorium Keanekaragaman Genom di National Cancer Institute menunjukkan bahwa satu dari sepuluh orang kulit putih memiliki gen resisten-AIDS, sementara orang kulit hitam Afrika tidak memiliki gen semacam itu sama sekali. Kelihatannya, AIDS semakin merupakan “virus buatan manusia yang menyerang ras tertentu” dibandingkan peristiwa alamiah.

Berkat bantuan media Amerika, virus ini menyebar ke jutaan orang tertentu di seluruh dunia sebelum segelintir orang mulai waspada akan kejahatan di balik penciptaan virus ini. Di tahun 1981, pejabat kesehatan memastikan “masyarakat umum” bahwa tak ada yang perlu dikhawatirkan. “AIDS adalah penyakit gay” adalah jargon yang sering dikumandangkan media.

Setidaknya tahun 1987, Robert Gallo memberitahu reporter Playboy, David Black, “Saya pribadi belum pernah menemukan satu kasus pun (di Amerika) dimana pria terkena virus (AIDS) dari seorang wanita melalui hubungan intim heteroseksual .” Gallo melanjutkan, “AIDS tak akan menjadi bahaya yang tak bisa teratasi bagi masyarakat umum.” Apakah ini sekedar spekulasi ataukah Gallo mengetahui sesuatu yang tidak ia ceritakan?
Read More

Masuk Angin Ternyata Penyakitnya Orang Indonesia.


Beberapa literatur kesehatan menyebut, masuk angin penyakitnya orang Indonesia.

Di luar negeri tidak ada istilah masuk angin. “Masuk angin bisa jadi karena hipoglikemia (kadar gula darah rendah, di bawah normal-red). Ini dipicu telat makan. Jika telat, gula darahnya drop. Lalu keluar keringat dingin, kurang konsentrasi, sakit kepala. Intinya kurang enak badan,” demikian Pauline mengingatkan. Orang awam memberi pertolongan pertama dengan teh manis hangat.

Rasa manis di dalam teh berasal dari gula. Nah, gula ini yang mengatrol merosotnya kadar gula darah. Lalu, bagaimana dengan kerokan? Kerokan itu metode tradisional. Banyak yang nyaman dengan metode yang satu ini. Prinsip dasar kerokan adalah memasukkan zat ke dalam tubuh lewat pori-pori.

Ketika kerokan, pinggiran logam mata uang menggores permukaan kulit kita. Goresan yang berulang membuat pori-pori melebar. Tindakan ini membuat panas tubuh (demam-red) lebih gampang keluar sehingga suhu tubuh yang semula meninggi berangsur melorot. Ketika kerokan berlangsung, pinggiran uang logam menekan permukaan kulit. Artinya, ada penekanan seperti terjadi pemijatan.

Ini memberi efek pemanjangan pada otot-otot yang memendek karena peradangan. Gerakan ini memberi efek positif. Rasa pegal dan nyeri berangsur sirna seiring dengan tubuh yang diistirahatkan. Yang perlu diperhatikan, orang sering salah kaprah soal masuk angin.

“Orang merasa masuk angin kemudian asal kerokan. Padahal patut dicamkan, gejala penyakit jantung pun menyerupai masuk angin. Nyeri di dada, mual, ingin muntah, dan sakit di dada yang tidak khas. Itu sebabnya, kita beberapa kali mendengar ada orang masuk angin meninggal setelah dikerok,” imbuh dokter yang juga istri pengamat musik, Bens Leo.

Jadi patut diingat, masuk angin hanya istilah. Ia bukan penyakit, melainkan gejala. Selain teh manis hangat atau wedang jahe hangat, yang perlu Anda lakukan jika masuk angin bertandang, bertanya kepada penderita, sudah makan belum? “Kalau sudah, kapan terakhir kali dia makan? Ini berhubungan dengan hipoglikemia,” tuturnya.
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.